niat
Kamu tidak perlu menunggu dipilih
@mangoseason Narrated by Bret Rose 2:16 30 shots
0:00 2:16
Kamu punya sebuah ide yang selalu hampir kamu mulai. Ide itu bertahan melewati musim dingin. Ia bertahan melewati beberapa alasan yang cukup masuk akal tentang mengapa orang yang lebih ahli seharusnya yang menanganinya, dan pagi ini ia masih ada, yang sudah lebih dari cukup dibanding kebanyakan ide lain. Ruangannya terang. Tidak ada yang benar-benar menghalangimu secara fisik. Ada baiknya kamu duduk sejenak dengan kenyataan itu sebelum harimu penuh dengan hal lain.
Sebuah pena yang sudah lama tidak kamu pakai. Debu yang berputar dalam berkas cahaya dekat rak buku. Dengungan listrik pelan yang muncul dari gedung ketika hampir tidak ada orang yang bangun. Ada buku catatan dengan tiga halaman terisi dan sisanya menunggu, benda paling jujur di ruangan itu.
Kamu sudah menunggu seseorang memilihmu. Sebuah tugas, sebuah undangan, sebuah gelar, tanda apa pun dari luar yang mengatakan kamu diizinkan. Penantian itu bisa menghabiskan sepuluh tahun, dan alasannya karena tanda yang kamu tunggu itu hampir selalu diberikan kepada orang yang sudah lebih dulu memulai. Tidak ada yang memberi izin kepada orang asing untuk berkarya. Izin itu diberikan kepada siapa pun yang sudah kelihatan sedang berkarya, yang berarti pengakuan yang kamu inginkan justru muncul setelah tindakan yang kamu tunda sampai pengakuan itu datang. Kamu berdiri di ujung yang salah dari prosesmu sendiri.
Lihat apa yang sebenarnya diberikan oleh penantian itu untukmu, karena ia memang memberi sesuatu. Selama hal itu belum dimulai, ia tidak bisa dinilai, dan sebuah proyek yang belum dimulai punya catatan yang selalu sempurna. Itu bukan kemalasan, dan tidak adil menyebutnya begitu. Itu adalah perlindungan yang menyamar sebagai standar tinggi, dan cara itu berhasil dengan indah sampai kamu sadar bahwa catatan sempurna dari kekosongan adalah satu-satunya yang dihasilkannya. Orang-orang yang karyanya kamu kagumi tidak memiliki izin yang lebih baik darimu. Mereka punya draf-draf awal, dan sebagian besar draf itu buruk, dan ternyata itu semua tidak menjadi masalah.
Jadi hari ini kamu memulainya, dan kamu tidak memberi tahu siapa pun. Bukan unggahan, bukan pesan, bukan cerita ke orang yang suportif. Menceritakannya kepada orang lain memberimu sedikit rasa dari hasil tanpa harus melakukan usahanya, dan rasa itu lebih baik kamu simpan untuk hal yang sesungguhnya. Lima belas menit bersama benda nyata itu, sendirian, itulah seluruh tugasmu.
Tidak ada yang akan datang untuk memberi izin. Kedengarannya seperti kabar buruk selama sekitar empat detik, lalu berubah menjadi kabar paling baik yang bisa kamu dapatkan, karena itu berarti gerbang yang kamu tunggu selama ini ternyata tidak pernah terkunci. Dorong saja. Ia terbuka dari sisimu.