Skip to main content
Sedang krisis atau berpikir untuk menyakiti diri sendiri? Kamu tidak sendirian. Cari layanan bantuan →

HUBUNGAN · PERSAHABATAN

Berteman saat dewasa ketika rasanya mustahil

Persahabatan jadi lebih sulit setelah asrama dan ruang kelas bersama lenyap, dan kebanyakan orang diam-diam menyalahkan diri sendiri karenanya. Biang yang sebenarnya adalah lingkunganmu, dan ada cara yang mengejutkan praktisnya untuk menyiasatinya.

Sekelompok teman yang beragam berswafoto di luar ruangan

Photo by Vitaly Gariev on Unsplash

Tips singkat

  • Pilih kegiatan mingguan, bukan yang sekali jadi.
  • Kirim undangan yang spesifik, bukan kapan-kapan.
  • Kirim pesan ke teman lama yang renggang darimu.

Ada satu jenis keheningan tertentu yang mengendap saat kamu menyadari kamu sudah berbulan-bulan tak bertemu seorang teman, teman yang sungguhan. Bukan rekan kerja. Bukan orang yang kamu lambai di gym. Seorang teman. Jenis yang bisa kamu telepon jam sembilan malam pada hari Selasa karena ada sesuatu yang terjadi dan kamu butuh bercerita pada seseorang. Kamu menggulir daftar kontakmu dan nama-namanya semua orang yang dulu dekat denganmu, di kota tempat kamu dulu tinggal, selama kehidupan yang menuntut lebih sedikit darimu.

Kalau di situlah posisimu, kamu sebaiknya tahu dua hal di muka. Kamu tidak rusak, dan kamu sama sekali tidak sendirian dalam hal ini. Kebanyakan orang dewasa mendapati persahabatan lebih sulit didapat daripada yang mereka duga, dan alasannya nyaris tak ada hubungannya dengan apakah kamu menyenangkan.

Mengapa ia jadi sulit, dan mengapa itu bukan salahmu

Masa kecil dan masa kuliah menyodorkan persahabatan padamu di atas nampan. Kamu tak perlu berani atau strategis. Kamu cukup hadir di tempat yang sama, hari demi hari, dengan orang yang sama, dan keterhubungan tumbuh dengan sendirinya dari semata-mata pengulangan. Lalu perancah itu runtuh. Ruang kelas bersama, lorong asrama, latihan tim, semuanya hilang. Kehidupan dewasa menebar orang ke berbagai pekerjaan, kota, jadwal, dan layar kecil, dan ia tak pernah repot membangun ulang kondisi yang dulu melakukan pekerjaannya untukmu.

Ini layak dikatakan secara lugas karena begitu banyak orang diam-diam menyalahkan diri sendiri. Mereka menganggap kalau berteman terasa mustahil sekarang, pasti ada yang salah dengan mereka. Yang sebenarnya salah adalah lingkungannya. Surgeon General AS mengeluarkan nasihat publik pada 2023 yang menyebut kesepian dan keterasingan sebagai masalah kesehatan yang sungguhan, bukan kekurangan pribadi, dan memperingatkan bahwa terputus secara sosial bisa membawa risiko kesehatan sebesar merokok. Nasihat itu ada karena ini sedang terjadi pada jutaan orang sekaligus. Kamu terjebak dalam masalah struktural, dan masalah struktural punya solusi yang tak menuntutmu untuk jadi orang yang berbeda.

Mungkin juga membantu untuk tahu bahwa rasa tak nyaman yang kamu rasakan soal semua ini sendiri adalah tanda dari sesuatu yang sehat. Tarikan ke arah orang lain, nyeri saat ia hilang, itu bukan kebutuhan yang berlebihan. Itu rangkaian dalam dirimu yang sedang melakukan persis apa yang berkembang untuknya. Kita dibangun untuk saling membutuhkan, dan tubuh yang memprotes kesendirian adalah tubuh yang bekerja dengan benar.

Apa yang sebenarnya dituntut persahabatan (lebih membosankan daripada yang kamu kira)

Inilah bagian yang anehnya membebaskan begitu ia mendarat. Persahabatan tak dibangun di atas karisma atau kecocokan yang sempurna. Ia dibangun di atas jam.

Seorang peneliti komunikasi bernama Jeffrey Hall mempelajari ini secara langsung. Karyanya menemukan bahwa memindahkan seseorang dari kenalan ke teman biasa butuh kira-kira 50 jam waktu bersama. Sampai ke teman yang sungguhan butuh sekitar 90. Seorang teman dekat, jenis yang bisa ditelepon-jam-sembilan-malam-Selasa, butuh lebih dari 200 jam. Dan jam yang berarti adalah jam yang tak terburu-buru, nongkrong, bercanda, waktu yang dihabiskan melakukan apa-apa tertentu. Jam yang tercatat sambil duduk di sebelah seseorang di kantor nyaris tak menggerakkan jarum.

Baca lagi itu, karena itu mengubah seluruh masalahnya. Alasan kamu tak punya teman dekat di kotamu yang baru atau babakmu yang baru tak ada hubungannya dengan ketidaksenanganmu. Kamu sekadar belum menghabiskan 200 jam yang tak terburu-buru dengan siapa pun. Tak ada yang sudah. Itu bukan vonis atas dirimu. Itu soal hitungan, dan soal hitungan bisa benar-benar kamu kerjakan.

Artinya dalam praktik: satu percakapan hebat tak akan cukup, dan ia memang tak pernah seharusnya. Kamu tak sedang gagal saat seorang kenalan baru yang menjanjikan tak jadi sahabat terbaik setelah dua kali ngopi. Kamu di jam keempat dari lima puluh. Pekerjaannya sekadar terus hadir, di tempat yang sama, dengan orang yang sama, sampai jamnya bertumpuk. Yang persis hal yang berhenti dilakukan kehidupan dewasa untukmu, dan persis hal yang bisa kamu pasang kembali dengan sengaja.

Rekayasa pengulangan, karena itulah yang kamu hilangkan

Kalau bahan ajaibnya adalah waktu berulang yang bertekanan rendah dengan orang yang sama, maka gerakannya adalah memproduksi pengulangan. Bukan keluar dan "berteman" dalam arti yang muluk. Cukup membawa dirimu kembali ke sebuah ruangan yang akan kamu datangi lagi minggu depan, dan minggu setelahnya.

Beberapa cara yang benar-benar berhasil:

  • Pilih hal yang berulang, bukan yang sekali jadi. Kelas mingguan, permainan dadakan yang rutin, giliran kerja sukarela, klub buku, kelompok lari, perkumpulan keagamaan atau komunitas yang teratur. Bagian berulangnya itulah seluruh pokoknya. Satu acara jejaring tak memberimu apa pun untuk dibangun. Ruangan yang sama tiap Kamis memberimu jam.
  • Pilih demi jadwalnya dulu, minatnya kemudian. Hobi yang kamu cintai tapi kamu hadiri dua kali setahun tak akan pernah jadi persahabatan. Hal yang sedikit-kurang-menarik yang akan sungguh kamu datangi setiap minggu akan jadi. Keandalan mengalahkan gairah di sini.
  • Biarkan kedekatan jarak melakukan tugasnya. Kenali tetanggamu. Jadilah pelanggan tetap di suatu tempat, kedai kopi yang sama, jalur yang sama, taman anjing yang sama. Wajah yang tak asing berubah jadi kenalan yang saling mengangguk, dan kenalan yang saling mengangguk adalah tempat persahabatan bermula.
  • Sambung lagi alih-alih memulai dari nol. Sebagian persahabatanmu yang paling mudah adalah orang yang sudah setengah kamu punya. Teman lama yang renggang darimu, mantan rekan kerja yang kamu sukai, sepupu yang benar-benar kamu nikmati. Satu pesan yang jujur, "aku kepikiran kamu, bisa kita ngobrol-ngobrol lagi?", melompati seratus jam saling mengenal.

Mayo Clinic, yang menelusuri ini karena persahabatan sungguh baik untuk kesehatan fisikmu, menunjuk gerakan biasa seperti ini: ikut kelas, jadi sukarelawan, bergabung dengan kelompok yang dibangun di sekitar sesuatu yang kamu pedulikan, dan menjangkau lebih dulu alih-alih menunggu diundang. Tak satu pun cerdik. Itulah kabar baiknya. Kamu tak perlu cerdik. Kamu perlu hadir, berulang kali.

Satu peringatan senyap soal pengganti yang mudah. Menggulir, berkirim pesan, dan menonton kehidupan orang lain bisa terasa seperti keterhubungan padahal nyaris tak memberikannya, dan ia memakan malam yang sama yang bisa kamu habiskan di sebuah ruangan dengan manusia sungguhan. Layar adalah jalan dengan hambatan paling kecil, dan ia dengan senang hati menemanimu selagi kamu tetap kesepian. Perlakukan malam-malam luangmu sebagai bahan mentah yang darinya persahabatanmu dibuat, dan habiskan setidaknya sebagian darinya di tempat tubuh-tubuh berada di tempat yang sama.

Bagian yang tak ada yang memperingatkanmu: kamu harus melangkah lebih dulu

Inilah tembok yang kebanyakan orang tabrak. Mereka datang ke acaranya, mereka bertemu seseorang yang klop dengan mereka, lalu... tak ada apa-apa. Kedua orang pulang sambil mengira yang satu lagi akan menjangkau, dan tak ada yang melakukannya. Kenalan yang menjanjikan menguap, dan kedua orang diam-diam menyimpulkan mereka buruk dalam hal ini.

Persahabatan dewasa hampir selalu macet di titik yang persis ini, dan ia macet karena alasan yang layak disebut. Kita terlalu melebih-lebihkan seberapa mungkin kita akan ditolak. Kita menganggap orang lain tak ingin direpotkan, bahwa kita akan memaksakan diri, bahwa mereka sudah punya banyak teman. Biasanya mereka sedang duduk di rumah merasakan persis hal kesepian yang sama dengan kamu, menunggu seseorang melangkah lebih dulu.

Jadi melangkahlah lebih dulu. Jadilah yang berkata, "aku ingin sekali makan siang bareng kapan-kapan, minggu ini gimana?" Jadilah yang menindaklanjuti. Ya, kadang ia tak akan mendarat, dan itu menyengat. Tapi harga satu pesan yang tak dibalas jauh lebih kecil daripada harga setahun lagi sendirian, dan sebagian besar waktu orang lain diam-diam lega kamu menjangkau.

Membantu untuk mengingat bahwa tindak lanjut yang hangat nyaris tak pernah terbaca sebagai putus asa, meski terasa begitu dari dalam. Saat seseorang berkirim pesan padamu lebih dulu untuk membuat rencana, kamu tak memandang mereka lebih rendah. Kamu merasa dipilih. Orang lain merasakan hal yang sama saat kamu melakukannya untuk mereka. Suara yang memberitahumu bahwa itu berlebihan jarang berbicara mewakili orang di seberang sana.

Jangan lewatkan keterhubungan yang lebih kecil

Selagi kamu memainkan permainan jangka panjang menuju teman dekat, jangan remehkan hal yang lebih ringan. Psikolog menyebutnya ikatan lemah, barista yang hafal pesananmu, tetangga yang kamu ajak ngobrol di tangga, langganan tetap di gym-mu. Menggoda untuk menyingkirkan ini sebagai bukan persahabatan yang sungguhan. Itu tetap keterhubungan yang nyata, dan ia lebih berarti daripada kelihatannya.

Penelitian yang disorot oleh American Psychological Association menemukan bahwa orang cenderung lebih bahagia di hari-hari saat mereka punya lebih banyak interaksi kecil ini daripada biasanya, dan bahwa percakapan dengan orang yang nyaris asing secara andal lebih hangat dan kurang canggung daripada yang kita siagai. Jadi ajaklah orang bicara. Tanyakan pertanyaan kecil. Keterhubungan ringan ini mengangkat suasana hatimu dengan sendirinya, dan sesekali salah satunya diam-diam tumbuh jadi sesuatu yang lebih dalam.

Beberapa hal yang membuat jamnya lebih mudah dicatat

  • Turunkan palang untuk apa yang dihitung. Jalan kaki, ngopi, duduk di teras. Ia tak harus jadi Nongkrong Besar. Waktu yang tak terstruktur dan bertaruhan rendah persis jenis yang membangun persahabatan.
  • Bersikaplah andal dan spesifik. "Kita harus nongkrong kapan-kapan" tak ke mana-mana. "Kamu kosong Sabtu pagi?" berubah jadi satu jam yang sungguhan bersama. Undangan yang samar adalah cara niat baik mati.
  • Biarkan dirimu sedikit dikenal. Persahabatan memperdalam saat kamu membagikan sesuatu yang benar, bukan saat kamu berakting baik-baik saja. Kamu tak harus menumpahkan seluruh hidupmu. Cukup jawab "apa kabar" dengan sesuatu yang jujur sesekali.
  • Harapkan ia lambat, dan jangan ambil kelambatannya secara pribadi. Kamu sedang mengisi bank jam. Beberapa minggu kamu akan menambah tiga jam, beberapa minggu tak ada. Saldonya tetap merangkak naik.

Saat kesepiannya lebih berat daripada ini

Ada jenis kesepian yang nasihat yang baik dan kelas mingguan bisa redakan seiring waktu. Ada juga jenis yang mengendap lebih berat, jenis yang datang dengan perasaan rendah dan datar yang tak mau terangkat, tempat pikiran menjangkau siapa pun terasa mustahil secara fisik, atau tempat berada di antara orang meninggalkanmu dengan rasa sama sendirinya seperti sebelumnya. Kalau itu lebih dekat dengan pengalamanmu, tolong perlakukan ia dengan lembut dan serius.

Kesepian yang menetap bisa berjalan beriringan dengan depresi, kecemasan sosial, dan duka, dan itu hal-hal yang merespons dukungan yang sungguhan. Dokter atau terapis bisa membantumu memilah apa yang sedang terjadi dan apa yang sebenarnya akan menolong, dan tak ada malu untuk memulai di situ alih-alih dengan klub buku. Bahkan, bekerja dengan seseorang soal kecemasan atau suasana hati muram yang membuatmu tinggal di rumah bisa jadi justru hal yang membuat klub buku itu mungkin belakangan. Kalau keadaan pernah terasa sungguh tak tertahankan, atau kamu mendapati dirimu berpikir kamu akan lebih baik tiada, jangkaulah bantuan segera alih-alih menahankannya sendirian. Menginginkan keterhubungan sebanyak ini bukan kelemahan. Itu salah satu hal yang paling manusiawi tentang dirimu, dan ia layak mendapat jenis dukungan yang tepat untuk menemukannya.

Persahabatan di masa dewasa lebih lambat dan lebih canggung daripada saat berumur dua puluh, dan ia menuntut lebih banyak darimu, terutama keberanian untuk melangkah lebih dulu dan kesabaran untuk terus hadir. Tapi ia tetap sepenuhnya tersedia untukmu. Orang-orang yang bisa jadi teman terdekatmu ada di luar sana sekarang juga, di suatu ruangan berulang yang belum kamu masuki, merasakan persis seperti yang kamu rasakan, berharap seseorang akan menyapa.

Sumber

Sebelum kamu pergi, sepatah kata soal perawatan

KEEP CALM menyediakan alat bantu diri edukatif yang gratis. Ini bukan nasihat medis, diagnosis, atau terapi, dan bukan pengganti perawatan profesional. Jika ada sesuatu di sini yang terasa lebih dari sekadar stres sehari-hari, menghubungi profesional adalah langkah yang kuat dan masuk akal.

If you are in crisis or thinking about harming yourself, you are not alone. In the US, call or text 988 (Suicide & Crisis Lifeline, 24/7), text HOME to 741741 (Crisis Text Line), or call 911 in an emergency.