Skip to main content
Sedang krisis atau berpikir untuk menyakiti diri sendiri? Kamu tidak sendirian. Cari layanan bantuan →

Kebugaran

Kekuatan inti tubuh di luar sit-up: tengah yang lebih kuat tanpa sit-up

Inti tubuhmu melakukan jauh lebih banyak daripada sekadar tampil di pantai. Ia menjagamu tegak, memantapkan setiap langkah, dan melindungi punggungmu. Inilah cara melatihnya tanpa menggilas satu pun sit-up.

Dambel merah muda di atas kain merah muda

Photo by Elena Kloppenburg on Unsplash

Tips singkat

  • Latih inti tubuh untuk menahan stabil, bukan menggulung.
  • Pilih dua atau tiga gerakan beberapa hari seminggu.
  • Berhenti kalau punggung bawahmu terasa cubitan tajam.

Bayangkan terakhir kali kamu membawa kantong belanja yang berat dari mobil, atau memutar tubuh untuk meraih sesuatu di kursi belakang, atau sekadar berdiri dari lantai setelah terlalu lama duduk. Tengah tubuhmu yang mengerjakan itu. Diam-diam, tanpa kamu pikirkan, sebuah sabuk otot di sekeliling batang tubuhmu menegang dan menahan agar sisa tubuhmu bisa bergerak.

Sabuk itu adalah inti tubuhmu. Dan selama bertahun-tahun, nasihat untuk melatihnya selalu sama: perbanyak sit-up. Lebih banyak sit-up. Bakar sampai sakit. Banyak orang mencoba, lehernya pegal dan punggungnya rewel, lalu diam-diam menyerah.

Ini kabar baik. Kamu bisa membangun inti tubuh yang benar-benar kuat tanpa melakukan semua itu.

Apa sebenarnya inti tubuhmu itu

Kata "inti" sering dipakai seolah ia berarti perut kotak-kotak. Ia lebih besar dari itu. Inti tubuhmu adalah seluruh tabung di sekeliling bagian tengahmu: otot di bagian depan perut, otot di sepanjang sisi tubuh, lapisan dalam yang membungkus seperti korset, dan otot yang membentang naik di punggung bawahmu. Pinggul dan otot di sekitar tulang belakangmu juga bagian dari tim ini.

Tugas semua otot itu bersama-sama adalah stabilitas. Mereka adalah penghubung pusat antara tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawahmu, dan tengah yang mantap membuat hampir setiap gerakan jadi lebih mudah dan tidak melelahkan. Menjangkau rak tinggi, membungkuk mengikat tali sepatu, berdiri lama tanpa pegal. Saat inti tubuhmu lemah, punggung bawahmu cenderung mengambil alih bebannya, dan di situlah masalah sering bermula.

Otot inti yang lemah bisa membuatmu lebih rentan terhadap postur buruk dan nyeri punggung bawah. Mayo Clinic mengatakannya dengan gamblang: memperkuat inti tubuh bisa membantu nyeri punggung membaik dan bisa menurunkan risiko jatuh seiring kamu menua. Itulah alasan sebenarnya kenapa ini penting. Bukan cermin. Tapi bagaimana rasanya punggungmu saat kamu bangun dari tempat tidur.

Kenapa sit-up tak lagi disukai

Sit-up dan crunch tidaklah jahat. Tapi mereka punya kekurangan nyata, dan mereka bukan pilihan efisien seperti yang dikira kebanyakan orang.

Harvard Health menyampaikannya langsung. Sit-up menekan tulang belakangmu yang melengkung ke lantai berulang-ulang, yang bisa membebani punggung bawah dan otot lipat paha. Mereka juga hanya melatih sepotong kecil dari otot yang sebenarnya kamu pakai dalam kehidupan sehari-hari. Inti tubuhmu dibangun untuk menegang dan menahan sementara kamu menggerakkan hal lain. Crunch melatihnya melakukan sesuatu yang jarang ia perlukan sendiri: menggulung bahu menuju lutut, berulang-ulang, secara terpisah.

Ada cara yang lebih baik untuk melatih otot yang tugas utamanya menahan stabil. Kamu memintanya menahan stabil.

Lima gerakan yang bekerja lebih baik

Tak satu pun dari ini butuh alat. Mulai dengan versi yang lebih mudah dari masing-masing, bergeraklah perlahan, dan berhenti kalau ada yang mencubit di punggung bawahmu. Sedikit kelelahan otot tak apa-apa. Nyeri tajam adalah sinyalmu untuk mundur.

  1. Plank. Bertumpu pada lengan bawah dan jari kaki (atau lutut, untuk awal), tubuh dalam satu garis lurus dari kepala ke tumit. Jangan biarkan pinggulmu melorot atau menonjol. Kencangkan perut perlahan dan bernapas. Tahan sepuluh sampai dua puluh detik, istirahat, ulang beberapa kali. Plank menyalakan bagian depan, samping, dan belakang inti tubuhmu sekaligus, persis yang dilewati crunch.
  2. Bridge. Berbaring telentang, lutut ditekuk, telapak kaki rata. Tekan lewat tumit dan angkat pinggulmu sampai tubuhmu membentuk garis lurus dari lutut ke bahu. Tahan beberapa detik, turunkan perlahan. Yang ini membangun bagian belakang inti tubuhmu dan otot bokongmu, yang kebanyakan kita kurang manfaatkan.
  3. Bird-dog. Bertumpu pada tangan dan lutut, julurkan satu lengan ke depan dan kaki yang berlawanan ke belakang pada saat bersamaan, pelan dan terkendali, lalu ganti. Goyangan yang kamu rasakan saat menyeimbangkan adalah inti tubuh dalammu yang bekerja. Gerakan ini lembut pada punggung dan mengejutkan betapa merendahkannya.
  4. Dead bug. Berbaring telentang, lengan menjangkau ke langit-langit, lutut ditekuk di atas pinggul. Turunkan satu lengan ke atas kepala dan kaki yang berlawanan menuju lantai, jaga punggung bawahmu tetap menekan ke bawah. Bawa keduanya kembali, ganti sisi. Tampak mudah padahal tidak.
  5. Loaded carry. Angkat sesuatu yang berat (kantong belanja penuh, kettlebell, galon air), berdiri tegak, dan berjalan. Itu saja. Membawa beban sambil tetap tegak melatih inti tubuhmu seperti kehidupan nyata melatihnya, dan sekaligus jadi latihan untuk, ya, membawa barang.

Dua atau tiga dari ini, beberapa hari seminggu, sudah cukup. Kamu tak butuh rutinitas panjang. Sepuluh menit yang fokus mengalahkan satu jam yang tak akan pernah kamu ulangi.

Buat sedikit lebih mudah (atau sedikit lebih sulit)

Kalau plank penuh terlalu berat, turun ke lutut, atau lakukan sambil berdiri dengan lengan bawah di atas meja. Bridge dan bird-dog bisa diperlambat atau dilakukan dengan repetisi lebih sedikit. Tujuannya adalah bentuk yang baik, bukan aksi kepahlawanan.

Saat versi yang mudah berhenti terasa berat, itu isyaratmu untuk naik tingkat. Tahan plank beberapa detik lebih lama. Tambahkan jeda di puncak bridge. Bawa sesuatu yang lebih berat. Langkah kecil dan ajek menanjak adalah cara kekuatan benar-benar terbangun, dan ia menjagamu dari cedera karena melompat terlalu jauh ke depan.

Sekadar kata hati-hati. Kalau kamu punya cedera punggung yang sedang berlangsung, sedang hamil atau baru saja melahirkan, atau punya kondisi apa pun yang membuatmu ragu, periksa dulu ke dokter atau fisioterapis sebelum memulai. Latihan inti tubuh biasanya aman dan bermanfaat, tapi versi yang tepat untuk tubuhmu layak diperbincangkan lima menit.

Apa yang berubah saat kamu menekuninya

Imbalannya tidak muncul sebagai perut rata lebih dulu. Ia muncul di momen-momen biasa. Kamu membungkuk dan berdiri lagi tanpa mengerang. Punggungmu kurang mengeluh setelah seharian di meja. Kamu merasa lebih mantap di kaki di trotoar yang licin. Kemantapan itu adalah inti tubuhmu yang menjalankan tugas heningnya, tugas yang memang untuknya ia dibangun sejak awal.

Tak ada yang akan melihat otot-otot itu bekerja. Kamu cuma akan menyadari harimu jadi sedikit lebih ringan untuk dijalani.

Sumber

Sebelum kamu pergi, sepatah kata soal perawatan

KEEP CALM menyediakan alat bantu diri edukatif yang gratis. Ini bukan nasihat medis, diagnosis, atau terapi, dan bukan pengganti perawatan profesional. Jika ada sesuatu di sini yang terasa lebih dari sekadar stres sehari-hari, menghubungi profesional adalah langkah yang kuat dan masuk akal.

If you are in crisis or thinking about harming yourself, you are not alone. In the US, call or text 988 (Suicide & Crisis Lifeline, 24/7), text HOME to 741741 (Crisis Text Line), or call 911 in an emergency.