Skip to main content
Sedang krisis atau berpikir untuk menyakiti diri sendiri? Kamu tidak sendirian. Cari layanan bantuan →

Kebugaran

Dasar-dasar postur lari yang perlu diketahui setiap pelari pemula

Kamu tidak butuh pelatih atau lab analisis langkah untuk lari dengan baik. Beberapa penyesuaian sederhana pada langkahmu, posturmu, dan cara kakimu mendarat bisa membuat lari terasa lebih mulus dan menjaga tubuhmu lebih nyaman kilometer demi kilometer.

Foto hitam-putih dumbel dan matras yoga

Photo by VD Photography on Unsplash

Tips singkat

  • Ambil langkah yang lebih pendek, lebih cepat, lebih tenang.
  • Lari dengan tegak, bahu longgar dan rendah.
  • Tambah tidak lebih dari sepuluh persen setiap minggu.

Beberapa lari pertama biasanya agak berantakan. Napasmu berisik, kakimu terasa berat, dan di sekitar blok kedua kamu mulai bertanya-tanya apakah orang lain membuatnya terlihat sesulit ini. Omong-omong, tidak. Mereka cuma mulai sebelum kamu.

Kabar baiknya, lari adalah salah satu hal paling alami yang dilakukan tubuh manusia, dan kamu sudah tahu caranya. Postur yang baik bukan soal terlihat seperti atlet Olimpiade. Tapi soal segelintir kebiasaan kecil yang membuat tubuhmu menyerap bebannya lebih merata, sehingga kamu menyelesaikan lari dengan rasa terlatih, bukan hancur. Saat bagian-bagian tubuhmu yang berbeda bergerak bersama secara efisien, kamu mendapat lebih banyak dari setiap langkah dan kamu memberi cedera lebih sedikit celah.

Mari kita telusuri apa yang benar-benar penting, dari bawah ke atas.

Ambil langkah yang lebih pendek dan lebih cepat

Kalau kamu mengubah satu hal, ubah ini. Pelari pemula cenderung menjulurkan kaki jauh ke depan tubuh, mendarat keras di tumit dengan kaki terkunci lurus. Julur panjang itu bekerja seperti rem kecil pada setiap langkah, dan ia mengirim sentakan naik ke lutut.

Solusinya adalah mengambil langkah yang sedikit lebih pendek dan sedikit lebih cepat. Pelatih mengukur ini sebagai kadens, jumlah langkah yang kamu ambil per menit. Kebanyakan pelari berpengalaman mendarat di sekitar 170 hingga 180 langkah per menit, dan American College of Sports Medicine mencatat bahwa menaikkan kadensmu sedikit saja cenderung membawa manfaat mekanis yang nyata. Riset menemukan bahwa memperpendek langkahmu sekitar sepuluh persen bisa secara berarti memangkas beban yang melewati lutut pada setiap langkah.

Kamu tidak perlu menghitung. Pikirkan saja "pendek dan cepat," mendarat dengan lembut, dan biarkan kakimu turun lebih dekat ke bawah pinggulmu, bukan ke depan dirimu.

Biarkan kakimu mendarat dengan tenang

Petunjuk yang berguna cukup dengan berlari secara tenang. Kalau kakimu menampar atau menggebuk aspal, kamu mendarat keras. Targetkan mendarat dengan lembut, dengan kakimu turun lebih ke arah tengah telapak, bukan menghantam bagian belakang tumit. Kamu tidak harus terobsesi soal mendarat dengan ujung kaki versus tumit. Tenang dan ringan sudah mengerjakan sebagian besar tugasnya untukmu.

Berdiri tegak dan condong sedikit

Bayangkan condong lembut ke depan yang datang dari seluruh tubuhmu, seperti pohon yang sedikit miring ditiup angin, bukan lipatan di pinggang. Jaga kepalamu terangkat dan matamu memandang ke depan, bukan ke bawah ke sepatumu. Trik sederhana adalah membayangkan seutas benang membentang naik lewat tulang belakangmu dan keluar dari puncak kepalamu, menarikmu tegak. Selipkan dagumu sedikit supaya kamu tidak memimpin dengan lehermu.

Bahumu harus tetap longgar dan rendah. Sadari kalau ia merangkak naik ke arah telingamu (pasti, terutama saat kamu lelah) dan biarkan ia turun.

Rilekskan lenganmu

Lenganmu bukan cuma ikut menumpang. Jaga ia tertekuk kira-kira siku-siku dan ayun ke depan dan belakang di sisi tubuhmu, bukan menyilang dada. Menyilangkan lengan melintasi tubuh membuat torsomu terpelintir dan membuang energi. Jaga tanganmu rileks, seolah kamu memegang longgar sekeping keripik kentang yang tak ingin kamu remukkan.

Bernapas dan kendurkan saat butuh

Tidak ada cara bernapas yang sempurna. Bernapaslah dengan cara yang terasa alami, dan kalau kamu masih bisa mengeluarkan beberapa kata, kamu berada di kecepatan yang masuk akal. Saat posturmu mulai berantakan karena kamu lelah, itu isyaratmu untuk melambat ke jalan kaki sebentar. Mekanika yang lelah adalah tempat banyak cedera menyelinap masuk. Jeda jalan kaki bukan curang. Itu cara cerdas menjaga posturmu tetap bersih lebih lama.

Bangun secara perlahan

Kebaikan terbesar yang bisa kamu lakukan untuk tubuhmu adalah menambah jarak secara bertahap. Panduan umum dalam kedokteran olahraga adalah menambah jarak atau waktu mingguanmu tidak lebih dari sekitar sepuluh persen dari minggu ke minggu, dan menyisipkan hari istirahat dalam campuran supaya jaringan punya waktu untuk pulih dan beradaptasi. Kebanyakan cedera lari di tahap awal berasal dari melakukan terlalu banyak, terlalu cepat, bukan dari satu langkah yang buruk.

Beberapa pagar pengaman praktis:

  • Campur jalan kaki dan lari di awal. Tidak ada yang memalukan dari interval lari-jalan.
  • Ambil setidaknya satu atau dua hari istirahat penuh setiap minggu.
  • Ganti sepatu lari saat bantalannya terasa rata, bukan saat ia terlihat kotor.

Kapan perlu memeriksakan diri

Sedikit pegal otot setelah lari itu normal dan biasanya hilang dalam satu atau dua hari. Rasa sakit yang tajam, sakit yang memburuk saat kamu lari, bengkak, atau pegal yang bertahan berhari-hari itu berbeda. Itu sinyal untuk mundur dan, kalau tidak reda, untuk menemui dokter atau fisioterapis. Kalau kamu punya gangguan jantung, masalah sendi, sedang hamil, atau sudah lama jauh dari olahraga, ada baiknya mengobrol sebentar dengan dokter sebelum kamu mengikat tali sepatu. Lari seharusnya membuatmu merasa lebih jadi dirimu sendiri, bukan kurang. Mulai dari kondisimu sekarang, jaga tetap ringan, dan biarkan ia jadi sesuatu yang kamu nantikan.

Sumber

Sebelum kamu pergi, sepatah kata soal perawatan

KEEP CALM menyediakan alat bantu diri edukatif yang gratis. Ini bukan nasihat medis, diagnosis, atau terapi, dan bukan pengganti perawatan profesional. Jika ada sesuatu di sini yang terasa lebih dari sekadar stres sehari-hari, menghubungi profesional adalah langkah yang kuat dan masuk akal.

If you are in crisis or thinking about harming yourself, you are not alone. In the US, call or text 988 (Suicide & Crisis Lifeline, 24/7), text HOME to 741741 (Crisis Text Line), or call 911 in an emergency.