Banyak orang baru membuat jadwal ke dokter kalau ada yang jelas-jelas tidak beres. Demam yang tidak mau turun. Nyeri yang membuat tidak bisa tidur. Pemeriksaan tahunan justru berbeda, ini adalah kunjungan yang kamu buat justru karena tidak ada yang salah, dan itulah sebabnya jadwal ini paling mudah dilewatkan.
Tapi merasa sehat dan benar-benar sehat tidak selalu sama. Beberapa kondisi serius yang paling umum justru diam-diam di awal. Tekanan darah tinggi tidak punya gejala yang bisa kamu rasakan. Diabetes tahap awal sering tidak memberi tanda apa pun. Beberapa jenis kanker tumbuh cukup lama sebelum menimbulkan masalah yang kamu sadari. Pemeriksaan tahunan ada untuk menemukan hal-hal itu selagi masih kecil dan jauh lebih mudah ditangani.
Sebenarnya, untuk apa kunjungan tahunan ini?
Anggap saja ini seperti titik acuan sekaligus pemindaian ringan, digabung dalam satu kunjungan singkat. Dokter akan memeriksa angka-angka yang diam-diam bergeser dari waktu ke waktu, tekanan darah, berat badan, kadang kolesterol atau gula darah, lalu membandingkannya dengan tahun lalu. Satu hasil ukur hanyalah gambaran sesaat. Tapi kalau dilihat dari waktu ke waktu, itu menjadi sebuah cerita, dan cerita yang bisa kamu lihat sejak awal adalah cerita yang masih bisa kamu ubah.
Kunjungan ini biasanya mencakup beberapa hal:
- Pemeriksaan penyaringan (screening) yang mencari penyakit sebelum kamu benar-benar merasakannya. Tergantung usia dan riwayat kesehatanmu, ini bisa berupa pengecekan tekanan darah tinggi, kanker tertentu, atau diabetes.
- Vaksin, yang dijaga tetap up to date. Perlindungan dari beberapa suntikan waktu kecil bisa melemah seiring waktu, dan orang dewasa juga butuh vaksin booster serta vaksin musiman.
- Percakapan. Bagian ini sering diremehkan orang. Ini kesempatanmu untuk menyampaikan hal yang selama ini kamu pikirkan, tidur yang jadi berantakan, stres yang tidak mau hilang, riwayat keluarga yang membuatmu khawatir, dan mendapatkan jawaban yang sebenarnya.
Menangkap sesuatu sejak dini mengubah segalanya
Alasan kenapa "sejak dini" itu penting sebenarnya sederhana. Banyak kondisi jauh lebih mudah diobati, dan jauh lebih sedikit mengganggu hidupmu, kalau ditemukan sejak awal. Kanker payudara, serviks, dan kolorektal yang ditemukan lewat pemeriksaan rutin sering bisa diobati saat pengobatan justru paling efektif. Tekanan darah tinggi yang disadari sejak awal sering bisa dikendalikan dengan perubahan kecil sebelum membebani jantungmu. Penyakit yang tertangkap saat pemeriksaan tahunan, seringkali, adalah penyakit yang tidak pernah sampai menjadi krisis.
Ada juga manfaat untuk kesehatan mental. Kunjungan rutin adalah salah satu tempat paling bisa diandalkan untuk menyadari dan menamai suasana hati yang menurun, kecemasan, dan stres yang berkepanjangan. Banyak orang pertama kali mendapatkan bantuan untuk depresi karena kunjungan tahunan memberi mereka momen yang tidak berat untuk mengakui bahwa mereka sudah lama tidak merasa seperti diri sendiri.
Membuatnya tidak terasa merepotkan
Kalau jadwal ini terus terlewat dari daftarmu, beberapa hal ini bisa membantu:
- Buat jadwal kunjungan berikutnya sebelum kamu pulang dari kunjungan ini, atau atur pengingat yang dikaitkan dengan bulan ulang tahunmu supaya mudah diingat.
- Bawa daftar singkat. Catat dulu gejala, pertanyaan, atau perubahan riwayat keluarga sebelum berangkat. Kalau tidak, kamu pasti akan lupa sebagian, dan daftar ini membuat kunjungan itu benar-benar jadi milikmu.
- Cari tahu apa yang biasanya sudah ditanggung. Di Amerika Serikat, banyak layanan preventif ditanggung asuransi tanpa biaya tambahan. Ada baiknya cek dulu supaya urusan biaya tidak jadi penghalang antara kamu dan kunjungan ini.
- Jujur saat di ruang periksa. Dokter hanya bisa bekerja dengan apa yang kamu ceritakan. Pertanyaan yang bikin malu biasanya justru yang paling penting.
Sekadar catatan soal kata "tahunan"
Tidak semua orang perlu semua tes setiap tahun, dan jadwal yang tepat tergantung usia, kesehatan, dan riwayatmu. Intinya bukan mengejar ritual tahunan yang sempurna. Intinya adalah tetap menjaga hubungan rutin dengan seseorang yang memahami kondisi dasarmu dan bisa menangkap perubahan sebelum menjadi masalah. Bicarakan dengan doktermu sendiri soal jadwal dan pemeriksaan apa yang cocok untukmu, karena rencana yang dibuat berdasarkan hidupmu yang sebenarnya selalu lebih baik daripada rencana yang serba umum.
Pergi ke dokter saat tidak ada yang sakit memang bisa terasa seperti membuang-buang waktu sore. Padahal jarang begitu. Ini justru satu dari sedikit kebiasaan kecil dan sederhana yang diam-diam melindungi tahun-tahun di depanmu.
Sumber
- Centers for Disease Control and Prevention, Are You Up to Date on Your Preventive Care?
- HealthCare.gov, Preventive Care Benefits for Adults
- MedlinePlus, Health Screenings for Men Ages 40 to 64