Bahasa Indonesia
Tujuan Hidup
Uang, status, dan hal ketiga yang sebenarnya kamu perjuangkan
Hampir semua karier dibangun untuk membeli dua hal: uang dan status. Hal ketiga adalah apa yang tetap kamu kerjakan seandainya dua hal itu sudah beres, dan menyebutnya dengan lantang adalah yang membuat sepuluh tahun berikutnya berlipat.
Menentukan seberapa cukup itu cukup sebelum kamu sampai di sana
Beri nama pada cukupmu sebelum kamu dekat: sebuah angka, sebuah jabatan, atau sebuah kondisi, ditulis lengkap dengan tanggal kamu akan meninjaunya. Kalau baru diputuskan nanti, di tengah kemenangan, garisnya bergeser setiap kali kamu sampai.
Cara menulis kalimat yang kamu ingin orang katakan tentangmu
Kalimat yang nanti dipakai orang tentang kamu sudah sedang ditulis, satu minggu biasa demi satu minggu biasa. Tulis punyamu dalam lima belas kata, cocokkan dengan cara kamu benar-benar menghabiskan bulan lalu, dan kamu punya aturan keputusan yang mengalahkan rencana lima tahun mana pun.
Apa yang sebenarnya kamu mau saat semua pilihan terlihat bagus
Mulailah dari bukti, bukan dari bayangan. Tulis sepuluh kali terakhir kamu lupa waktu dan lima hal terakhir yang langsung kamu iyakan, karena apa yang sebenarnya kamu mau muncul lebih dulu di catatan itu.
Seberapa banyak memberi, dan kapan mulainya
Tidak ada angka yang paling bermoral untuk memberi, tapi ada angka yang benar-benar jalan: persentase dari penghasilanmu yang kamu tetapkan sekali, kamu otomatiskan, lalu tidak pernah kamu tawar lagi. Memilihnya sejak awal mengubah cara uang terasa, jauh sebelum jumlahnya terlihat mengesankan.
Ketenangan setelah kemenangan besar, dan apa yang sedang ia beri tahu
Kamu mencapai angkanya dan yang terasa justru tenang, bukan bergetar. Itu bukan cacat, itu informasi: begitulah rasanya sampai kalau kamu sudah terbiasa menang, dan ketenangan itulah yang membuat kamu bisa memilih target berikutnya dengan sadar.
Cara membandingkan diri dengan orang yang di depan dan pulang jadi lebih baik
Bandingkan metode, bukan hasil. Hasil cuma memberitahumu di mana seseorang berakhir dan tidak sedikit pun soal bagaimana dia sampai ke sana, sedangkan metode bisa ditiru minggu ini juga. Jadi tanyakan apa yang dia lakukan di posisimu dulu, lalu ambil satu kebiasaan saja.
Dua pertanyaan yang membedakan tujuan milikmu dari tujuan pinjaman
Tujuan yang benar-benar milikmu tetap hidup tanpa penonton. Tanyakan apakah kamu masih menginginkannya kalau tak seorang pun tahu kamu berhasil, dan apakah kamu mau kerja hariannya atau cuma gelar di ujung, karena tujuan pinjaman gagal di keduanya dengan cepat.
Bagian mana dari pekerjaanmu yang masih berarti sepuluh tahun lagi
Tiga hal bertahan sepuluh tahun: sistem yang jalan tanpa kamu, standar yang ditiru orang lain, dan orang yang sekarang bisa melakukan sesuatu karena kamu. Hasil kerja yang kamu serahkan hampir tidak pernah masuk daftar, dan itu mengubah apa yang kamu iyakan hari Senin.
Minggu ini, jadilah sponsor seseorang, bukan sekadar mentornya
Mentor memberimu nasihat, sponsor menyebut namamu di ruangan yang tidak kamu masuki. Satu kalimat itu menggerakkan karier lebih cepat daripada setahun ngopi bareng, dan sekaligus membangun namamu sendiri sebagai orang yang membesarkan orang lain.
Cara menginginkan sesuatu dengan sangat kuat tanpa membiarkannya mengatur hidupmu
Beri keinginan itu sebuah wadah supaya ia menerima semua yang kamu punya di dalamnya: jam-jam yang jadi miliknya, ruang yang tidak boleh ia masuki, dan satu hubungan yang berada di atasnya. Ambisi di dalam struktur tetap tajam selama dua puluh tahun.
Mengejar sesuatu yang besar tanpa menghilang dari orang-orang
Jaga perhatian, bukan waktu. Duduk di ruangan sambil membalas pesan terbaca sebagai ketidakhadiran oleh semua orang di sana, jadi ambil lebih sedikit komitmen dan tepati seutuhnya, dimulai dari dua orang yang mendapat jam-jammu tanpa dibagi.
Apa yang akan kamu bangun kalau tidak ada yang melihat
Pekerjaan yang tetap kamu kerjakan tanpa penonton, tanpa jabatan, dan tanpa postingan sesudahnya adalah sinyal paling bisa dipercaya soal apa yang sebenarnya kamu hargai. Latihan dua kolom memisahkan jawaban yang jujur dari jawaban yang enak didengar, dalam sepuluh menit.
Memainkan permainan sepuluh tahun tanpa mengecek skor tiap hari
Ukur tindakan yang kamu kendalikan setiap minggu, dan hasilnya setiap tiga bulan. Pada proyek panjang, mengecek skor tiap hari hampir selalu cuma melaporkan derau, dan derau itulah yang membuat orang cakap menulis ulang rencana yang sebenarnya bagus. Pilih tiga tindakan yang ada di tanganmu, lalu tinjau hari Jumat.
Cara berterima kasih kepada orang-orang yang membentukmu selagi mereka masih bisa mendengarnya
Lima atau enam orang diam-diam menentukan bagaimana hidupmu berjalan, dan sebagian besar dari mereka tidak tahu apa-apa. Menyebut nama mereka butuh sepuluh menit, dan memberi tahu mereka butuh satu kenangan yang spesifik, satu kalimat tentang apa yang berubah, dan tanpa permintaan apa pun.
Minggu setelah kamu berhasil adalah minggu untuk dipakai buat orang lain
Pakai kemenangannya selagi masih hangat. Selama kira-kira dua minggu namamu lebih berbobot di sebuah ruangan daripada biasanya, dan menyebut nama orang lain di jendela waktu itu cuma perlu satu kalimat, lalu yang kamu dapat adalah reputasi sebagai orang yang membangun orang.
Membangun sesuatu yang tetap jalan tanpa namamu
Apa pun yang dibangun untuk membawa namamu harus dijaga selamanya. Apa pun yang dibangun untuk jalan tanpa namamu akan dipakai, ditiru, dan diperbaiki oleh orang-orang yang tidak pernah memikirkanmu, dan cuma warisan seperti itulah yang benar-benar bertahan.
Cara berubah pikiran soal apa yang kamu mau tanpa merasa jadi orang yang menyerah
Pisahkan target dari alasan di bawahnya. Kebanyakan perubahan pikiran cuma alasan lama yang ganti baju, jadi tulis alasannya dan uji alasan itu, karena waktu yang sudah terpakai tetap terpakai.
Beri hidup di balik kariermu porsi yang sama
Kariermu punya kalender, punya siklus evaluasi, dan punya rencana, sementara hidup di balik karier itu biasanya tidak punya satu pun dari ketiganya, dan itulah kenapa dia selalu kalah setiap kali jadwal bentrok. Beri dia tiga hal yang sama, tertulis, di kalender yang sama.
Mengucapkan tujuan besarmu dengan lantang tanpa merasa konyol
Sebutkan sebagai arah, bukan janji. Kalimat aku sedang menuju ke sana tidak membawa klaim yang harus kamu bela, dan ia memanggil bantuan yang tidak akan pernah datang dari diam. Jadi pilih satu orang, lalu beri dia satu hal konkret yang bisa dia lakukan.