Bahasa Indonesia
Pola Pikir
Menantang pikiran cemas: cara membalas kekhawatiranmu
Pikiran cemas datang dengan percaya diri seolah itu fakta, padahal biasanya bukan. Berikut cara yang tenang dan praktis untuk menghadapinya: tangkap pikirannya, cek dengan bukti yang ada, lalu jawab dengan sesuatu yang lebih benar.
Mindfulness untuk pemula: cara benar-benar memulai
Kamu mungkin sudah sering disuruh lebih hadir. Tak ada yang memberitahumu apa yang harus dilakukan untuk enam puluh detik berikutnya. Ini versi yang sederhana: apa sebenarnya mindfulness itu, apa yang harus kamu lakukan dengan perhatianmu, dan apa yang bisa diharapkan saat pikiranmu melayang pergi (dan ia pasti akan begitu).
Apa sebenarnya mindfulness itu
Singkirkan lilin dan aplikasinya, dan mindfulness adalah sesuatu yang lebih sederhana dan lebih berguna daripada yang disiratkan pemasaran. Inilah apa artinya sebenarnya, apa yang ia lakukan pada pikiran yang sibuk, dan cara memulainya tanpa duduk bersila selama satu jam.
Ruang napas tiga menit: penyetelan ulang mungil untuk momen yang buruk
Saat harimu sudah miring ke samping dan kamu tidak punya waktu untuk bermeditasi satu jam, tiga menit sudah cukup untuk kembali ke dirimu sendiri. Inilah sebuah latihan kecil yang sudah teruji baik untuk keluar dari mode otomatis dan memilih langkah berikutnya dengan sengaja.
Dasar-dasar pembingkaian ulang kognitif: cara menangkap dan mengubah pikiran yang tak menolong
Reframing kognitif itu keterampilan yang bisa dipelajari: tangkap pikirannya, cek dengan bukti yang ada, lalu ubah jadi sesuatu yang lebih benar. Sebuah pikiran muncul tanpa diundang, dan dalam hitungan detik kamu sudah percaya setiap katanya. Ini caranya menyadari pikiran itu, mengujinya apakah benar-benar benar, dan menukarnya dengan pikiran yang lebih sesuai dengan fakta.
Mengelola amarah: cara merasakannya tanpa membiarkannya mengendalikanmu
Amarah bukan masalahnya. Yang kamu lakukan dalam sepuluh detik setelah ia datang itulah masalahnya. Inilah apa sebenarnya amarah itu, kenapa ia mencengkeram tubuhmu begitu cepat, dan segenggam hal yang benar-benar membantumu tetap memegang kendali.
Bagaimana pikiran memengaruhi perasaan
Pikiran memengaruhi perasaan lewat satu tahap yang biasanya tidak kamu sadari: penafsiran kilat antara sebuah kejadian dan suasana hatimu. Kebanyakan waktu, rasanya seolah situasi langsung menyebabkan perasaan kita. Begitu kamu bisa melihat tahap di tengah itu, kamu jadi punya tempat berpijak. Berikut cara kerja sebenarnya dari kaitan pikiran dan perasaan, dan apa yang bisa kamu lakukan dengan itu.
Melepaskan perfeksionisme tanpa menurunkan standarmu
Perfeksionisme terasa seperti ambisi, tapi ia bekerja lebih seperti pajak atas segala yang kamu lakukan. Inilah apa yang sebenarnya menggerakkannya, mengapa ia diam-diam mengongkosimu, dan cara melonggarkan cengkeramannya tanpa berhenti melakukan pekerjaan yang baik.
Mengelola Rasa Kewalahan Saat Semuanya Terasa Terlalu Banyak
Rasa kewalahan bukan kelemahan atau perencanaan yang buruk. Itu alarm yang berbunyi karena pikiranmu sedang mencoba menampung lebih banyak daripada yang bisa ditampung sekaligus. Ini yang sedang terjadi, dan beberapa hal yang sungguh-sungguh membuatnya mengecil.
Menamai emosimu: kenapa menempelkan kata pada sebuah perasaan itu membantu
Memberi nama pada emosimu bisa mengubah cara emosi itu memengaruhimu, karena perasaan yang tidak bisa dinamai cenderung membesar tanpa arah. Kalau perasaan itu terasa besar dan tidak berbentuk, dialah yang mengendalikanmu. Menyematkan satu kata padanya adalah salah satu cara paling sederhana dan paling banyak diteliti untuk mendapatkan sedikit ruang bernapas. Ini alasannya kenapa cara ini berhasil, dan bagaimana cara melakukannya.
Duduk bersama emosi yang sulit: cara berhenti melawan apa yang kamu rasakan
Duduk bersama emosi yang berat artinya tetap tinggal bersama satu perasaan cukup lama, sampai kamu sadar perasaan itu tidak akan menghancurkanmu. Kebanyakan dari kita diajari untuk mengatasi perasaan berat dengan cara cepat-cepat menyingkirkannya. Ada cara lain yang justru lebih ampuh, dan cara ini lebih tenang dari yang kamu bayangkan. Berikut cara membiarkan ombak itu naik ke puncaknya lalu reda, bukan melawannya.
Mengenali distorsi kognitif: cara menangkap pikiran yang membohongimu
Pikiranmu menceritakan kisah-kisah sepanjang hari, dan sebagian tak benar. Distorsi kognitif adalah cara-cara umum dan licik di mana cara berpikir melenceng saat kamu stres atau sedang terpuruk. Belajar menamainya adalah langkah pertama untuk mengendurkan cengkeramannya.
Catatan pikiran: cara menuliskan pikiran yang berputar lalu menanggapinya kembali
Catatan pikiran adalah satu halaman sederhana yang menangkap pikiran yang membuatmu makin terpuruk, lalu mengajukan beberapa pertanyaan yang adil kepadanya. Ini tidak akan menghapus perasaan yang berat. Tapi ini akan memperlambat putaran itu cukup agar kamu bisa berpikir.
Putaran bagaimana-jika: cara keluar dari pikiran skenario terburuk
Satu kekhawatiran kecil bertanya “bagaimana jika”, dan dua puluh menit kemudian kamu sedang melatih sebuah bencana yang belum terjadi dan kemungkinan besar tidak akan terjadi. Inilah kenapa pikiranmu melakukan itu, dan beberapa cara untuk turun dari putaran itu sebelum ia membawamu sampai ke dasar.
Mengolah kesedihan: cara duduk bersama suasana hati yang murung dan bergerak bersamanya
Kesedihan bukanlah kerusakan. Ia salah satu cara seseorang mencatat kehilangan, dan ia biasanya punya tujuan yang sedang ia coba tuju. Inilah cara membiarkannya bergerak melewatimu alih-alih tersangkut, dan cara mengenali kapan ia sudah tumbuh menjadi sesuatu yang sebaiknya didengar seorang dokter.
Membangun welas asih pada diri: cara berpihak pada dirimu saat kamu salah
Kebanyakan kita bicara pada diri sendiri dengan nada yang tak akan pernah kita pakai pada orang yang kita sayangi. Welas asih pada diri adalah latihan melepaskan nada itu. Ia bukan kelemahan atau memanjakan diri, dan penelitian mengatakan ia salah satu cara paling andal untuk menurunkan kecemasan dan stres.
Menghadapi rasa bersalah dan rasa malu
Rasa bersalah dan rasa malu terasa seperti beban berat yang sama, tapi keduanya menarik ke arah yang berlawanan. Yang satu bisa menolongmu. Yang lain kebanyakan menjebakmu. Inilah cara membedakan keduanya dan menemukan jalan keluarnya.
Menenangkan kritikus dalam diri
Suara tajam di kepalamu terasa seperti kebenaran yang menyuruhmu jadi lebih baik. Padahal seringnya itu cuma bikin harimu makin berat. Ini penjelasan tentang apa sebenarnya kritikus dalam diri itu, kenapa membantahnya jarang berhasil, dan cara yang lebih lembut untuk melonggarkan cengkeramannya.
Body scan: penjajakan tubuh dari kepala ke kaki yang pelan untuk menenangkan pikiran yang sibuk
Saat pikiranmu tak berhenti berputar, jalan keluarnya sering lewat tubuhmu, bukan kepalamu. Sebuah body scan menuntun perhatianmu pelan-pelan dari kaki ke kulit kepalamu, satu bagian demi satu bagian. Ini salah satu cara paling memaafkan untuk mulai bermeditasi, dan kamu bisa melakukannya sambil berbaring.
Membayangkan bencana: saat pikiranmu langsung melompat ke kemungkinan terburuk
Catastrophizing adalah saat pikiranmu mengambil situasi yang nyata tapi belum pasti, lalu langsung melompat ke akhir yang paling buruk. Satu chat yang belum dibalas jadi "dia udah nggak peduli lagi sama aku." Kesalahan kecil di kantor jadi "aku bakal dipecat." Ada alasan kenapa pikiranmu langsung lari ke skenario terburuk, dan ada beberapa cara yang benar-benar bisa membantu.
Berjalan dengan penuh kesadaran: cara bermeditasi tanpa duduk diam
Kalau duduk bersila dengan mata terpejam tak pernah berhasil untukmu, kamu tidak sendirian. Berjalan dengan penuh kesadaran memberimu sebagian besar dari yang ditawarkan meditasi duduk, lewat sesuatu yang sudah kamu lakukan tiap hari. Inilah cara kerjanya dan cara memulainya.
Mindfulness dalam tugas sehari-hari: berlatih tanpa menambah satu hal lagi ke harimu
Mindfulness dalam kegiatan sehari-hari artinya mengembalikan perhatianmu ke hal yang sudah ada di depan mata. Kamu nggak perlu bantal duduk, aplikasi, atau dua puluh menit sunyi yang mana pun kamu nggak punya. Cucian piring, jalan ke mobil, secangkir kopi yang sudah ada di tanganmu, itu semua sudah cukup. Berikut cara mengubah kegiatan yang memang sudah kamu lakukan jadi latihan itu sendiri.
Kenapa memendam perasaan malah membalik (dan apa yang lebih ampuh)
Menekan perasaan itu justru bikin masalah baru, karena memendam perasaan tidak membuatnya mengecil, malah biasanya membuatnya makin kuat. Selain itu, biayanya muncul di tempat yang tidak kamu duga. Berikut ini yang menurut penelitian sebenarnya terjadi kalau kamu memendam perasaan, dan beberapa cara yang lebih lembut untuk menghadapi emosi berat tanpa membiarkannya mengambil alih kendali.
Latihan cinta kasih: cara yang tenang untuk lebih baik hati pada dirimu dan orang lain
Praktik loving-kindness adalah beberapa menit mendoakan kebaikan untuk orang lain, dengan kata-kata sederhana, dimulai dari dirimu sendiri. Kebanyakan meditasi mengajakmu memperhatikan napas. Praktik ini mengajakmu menawarkan kebaikan, dengan sengaja, berulang-ulang. Kedengarannya nyaris terlalu sederhana untuk berarti apa-apa. Tapi hasil penelitian bilang sebaliknya.